• cs@tokeboy.co.id
  • +62 (21) 29038820 / 21
  • +62 8221 3333 891

Gulai Tikungan Blok M

Bicara soal kuliner di Jakarta, Gulai Tikungan atau disingkat Gultik sudah tak asing lagi khususnya bagi warga yang tinggal di kawasan Bulungan, Blok M, Jakarta Selatan.
Tepatnya di jalan Mahakam, Bulungan (seputar bundaran Plaza Blok M), panganan khas Solo ini sudah eksis sejak tahun 1980.
Satu diantaranya Marsono (52), seorang pedagang gulai ini mulai berjualan pada tahun 1983.
Pria asli Solo itu mengatakan, pertama menjajakan gulai harga seporsinya hanya ditafsir Rp 100 tetapi setiap tahunnya harga gulai terus meningkat karena modal pembuatan ikut bertambah.

"Dulu waktu saya pertama dagang di sini (Blok M) hanya Rp 100, tahun 1985 naik Rp 125, naik lagi Rp 150, sampai sekarang sudah jauh harganya," katanya memakai logat Solo.

Gulai berisi kombinasi daging, tetelan, dan jeroan sapi ini dimasak dalam kuah santan gulai kuning yang dijamin bakal menggugah selera makan anda.
Kuali besar berisi gulai sapi selalu dipanaskan dan begitu tutup kuali dibuka gumpalan uap seketika mengeluarkan wangi gurih rempah-rempah.
Air kuah gulai kemudian diguyur ke piring berisi nasi tekstur kering berukuran tanggung, untuk memaksimalkan rasa ditambahkan racikan kecap, sambal, bawang goreng, dan kerupuk sesuai keinginan anda.
Porsinya tidak terlalu banyak, apalagi untuk para pria, mayoritas membeli dua porsi bahkan ada juga yang memesan 3-4 porsi.

Bulan Ramadan Buka Sampai Sahur
Khusus untuk bulan suci Ramadan Gultik Blok M berjualan hingga sahur atau sampai subuh pukul 04.30 WIB.
Pada hari biasa Gultik Blok M biasanya mulai buka lapak pukul 12.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB.
Berada di Jl. Mahakam, Blok M, Jakarta Selatan

WHATSAPP CHAT