• cs@tokeboy.co.id
  • +62 (21) 29038820 / 21
  • +62 8221 3333 891

Memasak Daging Menjadi Empuk

 

Dengan kandungan gizi, protein, kalsium dan lainnya, daging merupakan salah satu menu yang banyak disajikan dan menjadi favorite bagi keluarga. Karena kandungan yang terdapat pada daging tersebut sangat baik bagi kesehatan tubuh utamanya bagi yang sedang masa pertumbuhan.

Daging merupakan sumber makanan hewani dimana terdapat jenis daging mulai dari daging kambing, daging sapi, daging ayam dan lain sebagainya. Selain itu terdapat beragam jenis tekstur daging sesuai dengan posisi tubuh hewan seperti pada daging sapi terdapat tenderloin  dan pada jenis ungags terdapat bagian sayap, dada dan paha. Karena pada masing-masing posisi tersebut terdapat perbedaan tekstur yang membedakan rasa dan tingkat kelunakan pada daging tersebut.

Perlu kita ketahui bersama jika proses memasak daging adalah hal yang krusial karena akan berdampak langsung kepada kelezatan rasa, kandungan gizi dan keempukan teksturnya. Mengolah daging tentunya tidak sembarangan, jika Kita masak terlalu lama memang tektur daging tersebut akan empuk namun kandungan gizinya akan berkurang karena proses pemanasan yang terlalu lama.

Selain proses masak, cara penanganan daging mentah juga akan menentukan bagaimana daging tersebut akan cepat empuk atau tidak. Berikut tipsnya bagi Anda yang hendak memasak daging agar cepat empuk, sehingga daging tersebut dapat dinikmati dan tidak mengurangi kandungan yang ada dalam daging tersebut. Bagi Anda pengusaha kuliner, ada baiknya jika menyediakan masakan daging, mempelajari hal ini akan sangat baik bagi kemudahan produksi dan menjaga kualitas masakan usaha kuliner Anda.

Dimulai dari proses penyimpanan daging, Kita mungkin berpikir jika daging yang disimpan dalam kulkas hingga membeku akan sangat sulit apabila akan dimasak, padahal faktanya adalah daging beku lebih mudah diolah dan mudah menjadi empuk dibandingkan dengan daging yang segar. Selain itu memotong daging menjadi ukuran kecil akan mempercepat proses pengempukkan tekstur daging tersebut.

Disadur dari beberapa laman internet, terdapat beberapa proses untuk mendapatkan daging yang empuk tanpa mengurangi rasa dan tentunya protein yang terkandung.

a. Mengempukkan daging dengan buah Pepaya

Papaya adalah buah yang memiliki banyak fungsi bagi kehidupan manusia, salah satunya adalah mengempukkan daging. Anda dapat menggunanakan buah papaya muda dengan cara direbus bersama dengan daging. Atau jika tidak Anda bisa menggunakan daun Pepaya untuk proses tersebut, daun papaya mengandung enzim papain yang diberfungsi sebagai pengurai protein sehingga daging dapat dengan mudah menjadi empuk.

Khusus untuk membuat sate kambing, proses pengempukannya bisa dilakukan dengan membungkus daging kambing dengan daun papaya selama sekitar 20 menit, kemudian daging dapat langsung dimasak tanpa perlu dicuci atau direbus.

Jika Anda tidak ingin repot menyiapkan buah papaya segar, saat ini banyak dijual dipasaran ekstrak enzim papain yang dapat mengempukkan daging.

b. Mengempukkan daging dengan Nanas

Jika pada papaya terdapat enzim papain, maka pada nanas terdapat enzim yang tak kalah hebat dalam mengempukkan daging, yakni enzim bromelin. Enzim bromelin dikenal memiliki keahlian dalam hal mengurai serat daging sehingga mudah diolah.

Caranya mudah, parut daging nanas, kemudian balurkan pada daging, tunggu hingga kira-kira 30 menit, bilas daging dan daging siap dimasak. Sebetulnya menggunakan kulit nanas yang terbukti lebih cepat mengempukkan daging, namun terkadang kulit nanas tidak terjamin kebersihannya.

c. Mengempukkan daging dengan Kiwi

Unik juga ya, jika selama ini Kita piker buah kiwi hanya nikmat untuk dimakan ataupun dibuat jus, ternyata menyimpan kegunaan yang cukup bermanfaat. Kandung enzim actinidin pada buah kiwi menjadikannya buah yang mampu membuat daging menjadi empuk.

Hancurkan buah kiwi dengan meremas-remas atau dengan blender, kemudian balurkan ke seluruh bagian daging, biarkan selama 1-2 jam lalu bilas, daging siap diolah menjadi masakan yang nikmat tanpa merubah rasa dan teksturnya.

d. Mengempukkan daging dengan pisang

Buah yang bermanfaat bagi pencernaan ini ternyata menyimpan kegunaan untuk memasak yaitu dapat mengempukkan daging. Kandungan bahan aktif alami pada kulit pisang bisa mengurai protein dalam daging sehingga daging lebih mudah empuk. Hebatnya lagi, kulit pisang juga membuat daging yang diolah tidak kering dan tentu saja tidak merubah cita rasanya.

Jika sudah tahu tipsnya, masak daging yang lezat bukan lagi angan-angan semata, tapi Kita bisa praktekkan sendiri dirumah. Namun begitu pembahasan di atas baru sebatas pada proses bagaimana mengempukkan daging, proses pengolahan dan bumbu yang digunakan juga berperan penting dalam menciptakan rasa yang nikmat.

Konsumsi daging di Indonesia saat ini sudah cukup tinggi, masyarakat mulai memilih daging sebagai bahan pangan karena kandungannya. Permintaan akan daging terus meningkat setiap tahunnya, baik dari kalangan rumahan maupun restaurant. Khusus untuk usaha kuliner proses mengempukkan daging ini menjadi pilihan yang cerdas karena hal ini sangat efisien dari segi waktu dan biaya.

 

*disadur dari berbagai sumber | gambar by google.com

WHATSAPP CHAT